Lewati ke konten utama
Kesehatan

Epilepsi dan Kejang: Pertolongan Pertama yang Wajib Diketahui Keluarga

Kejang menakutkan, tapi penanganannya sederhana — dan beberapa tindakan populer justru berbahaya. Ini yang harus dilakukan dan kapan harus ke IGD.

Tim DisabilitasKu9 Agustus 20262 menit baca345 kali dibaca
Epilepsi dan Kejang: Pertolongan Pertama yang Wajib Diketahui Keluarga

Kenapa Ini Penting bagi Keluarga Disabilitas

Epilepsi lebih sering ditemui pada anak dengan cerebral palsy, autisme, dan sejumlah kondisi genetik dibandingkan populasi umum. Karena itu keluarga perlu tahu penanganannya sebelum kejadian pertama, bukan sesudahnya.

Yang Harus Dilakukan Saat Kejang

  1. Catat waktunya. Lihat jam atau nyalakan penghitung waktu. Durasi adalah informasi paling penting bagi dokter.
  2. Amankan sekitar. Singkirkan benda keras dan tajam. Beri alas lembut di bawah kepala.
  3. Miringkan tubuh ke samping agar air liur atau muntahan tidak masuk saluran napas.
  4. Longgarkan pakaian di leher.
  5. Temani sampai sadar penuh. Setelah kejang, orang biasanya bingung dan lelah — bicara dengan tenang, jangan diberi makan atau minum sebelum benar-benar sadar.
  6. Rekam video jika ada orang lain yang bisa membantu. Rekaman sangat membantu dokter menentukan jenis kejang.

Yang TIDAK Boleh Dilakukan

  • Jangan memasukkan apa pun ke mulut — sendok, jari, kain. Lidah tidak akan tertelan; yang terjadi justru gigi patah, jari tergigit, atau tersedak.
  • Jangan menahan gerakan tubuh. Menahan kejang tidak menghentikannya dan bisa menyebabkan cedera atau patah tulang.
  • Jangan menyiram air, memijat, atau memberi kopi. Tidak ada manfaatnya.

Kapan Harus Segera ke IGD

Segera cari pertolongan darurat jika:

  • Kejang berlangsung lebih dari 5 menit.
  • Kejang berulang tanpa pemulihan kesadaran di antaranya.
  • Napas tidak kembali normal atau bibir membiru setelah kejang berhenti.
  • Terjadi cedera berat, atau kejang terjadi di dalam air.
  • Ini kejang pertama yang pernah dialami.
  • Orang tersebut hamil, atau punya diabetes.

Catatan Kejang: Alat Paling Berguna yang Anda Punya

Buat catatan sederhana setiap kejadian: tanggal, jam, durasi, apa yang terlihat, kondisi sebelumnya (kurang tidur? demam? telat obat?), dan berapa lama pulih. Pola yang muncul dari catatan ini sering mengubah pengobatan lebih cepat daripada pemeriksaan tambahan.

Soal Obat

Obat antiepilepsi harus diminum teratur pada jam yang sama, dan tidak boleh dihentikan mendadak tanpa instruksi dokter — penghentian tiba-tiba dapat memicu kejang berkepanjangan yang berbahaya. Jika muncul efek samping, bicarakan dengan dokter untuk penyesuaian, jangan putuskan sendiri.

Penutup

Latih semua orang dewasa di rumah — termasuk kakek-nenek dan pengasuh — dengan langkah di atas. Tempel ringkasannya di dinding dapur. Saat kejang terjadi, tidak ada waktu untuk mencari informasi.

epilepsi
kejang
pertolongan pertama
cerebral palsy
keamanan